LEKOSIT

Pertahanan tubuh manusia dikenal dengan nama sistem imun. Dalam aktifitasnya, sistem imun akan mengenali berbagai benda asing yang masuk ke dalam tubuh dan selanjutnya akan melakukan langkah proteksi dengan cara memakan, menghancurkan dan mengeluarkan dari tubuh. Mikroorganisme patogen (yang bisa menimbulkan infeksi) termasuk salah satu benda asing yang dikenali oleh sistem imun tubuh. Sementara sel yang berperan dalam menghadapi mikroorganisme ini adalah sel darah putih atau dikenal dengan sebutan Lekosit.

Sesungguhnya Lekosit itu banyak jenisnya dan hal ini menunjukkan terhadap benda apa yang dikenalinya sebagai benda asing. Tetapi secara umum kenaikan jumlah lekosit di atas batas normal merupakan suatu tanda bahwa tubuh sedang mengalami kondisi infeksi akut/ aktif oleh mikroorganisme jenis bakteri (kuman). Beberapa bakteri yang bisa dikenali oleh Lekosit antara lain :

  • Salmonella Tiphy dan Paratiphy penyebab demam Tiphus
  • Shigella penyebab disentri bakteri
  • Staphilococcus dan Streptocossus penyebab Infeksi saluran napas serta infeksi di tempat lain seperti kulit dan jaringan lunak.

Jumlah lekosit normal adalah 4000 – 10.000 keping, umumnya sarana medis tingkat dasar (Puskesmas) sudah bisa melakukan dengan pemeriksaan laboratorium sederhana. Mengetahui jumlah Lekosit merupakan suatu langkah skreening bagi seseorang yang dicurigai mengalami infeksi yang ditandai dengan naiknya suhu tubuh di atas 37,8 0C. Akan tetapi karena pemeriksaan ini bersifat skreening maka tidak serta merta memberi informasi secara spesifik mengenai kuman penyebab dan infeksi apa yang sedang terjadi. Jika ditemukan kenaikan jumlah lekosit (Lekositosis) yang cukup signifikan (12.000-15.000) biasanya seorang dokter menganjurkan untuk melakukan beberapa pemeriksaan lanjutan seperti tes urin lengkap, pemeriksaan fungsi hati dan jika sangat diperlukan untuk mengetahui kuman (bakteri) dalam darah maka dilakukan pemeriksaan kultur. Adanya tanda infeksi ini sudah menjadi indikasi pemberian obat antibiotik.  Sebaliknya, manakala nilai lekositnya dalam batas normal maka dokter kerap  hanya melanjutkan pengobatan guna mengatasi demam atau gejala lain yang dirasakan oleh pasien (simptomatik).

Kenaikan Lekosit yang sangat tinggi (3-4 kali nilai normal) harus diwaspadai sebagai tanda adanya pertumbuhan ke arah keganasan.  Meskipun banyak jenisnya tapi secara umum Keganasan sel darah putih dikenal dengan sebutan Leukemia.  Melihat hasil laboratorium yang tinggi maka dokter umum atau dokter keluarga akan mengajukan konsul penanganan kepada dokter Spesialis Penyakit Dalam (khususnya bidang hematologi) atau dokter Spesialis Anak bagi pasien anak-anak. Leukemia butuh penanganan ekstra sebab menganggu keseimbangan sel darah lainnya seperti sel darah merah (Eritrosit) dan keping pembeku darah (Trombosit). Penderita leukemia mengalami keadaan anemis yang berkepanjangan akibat lekosit memakan dan mengambil tempat dari eritrosit. Mudahnya terjadi perdarahan (mimisan, perdarahan gusi, berak darah atau lebam-lebam di bawah kulit) menandakan turunnya jumlah Trombosit akibat kalah bersaing dengan kenaikan jumlah lekosit yang sangat tinggi.

Penurunan jumlah lekosit (Lekopenia) juga merupakan hal yang tidak wajar. Pada kasus demam akibat infeksi virus (seperti virus Dengue pada Demam berdarah) selain Trombosit turun di bawah batas normal, jumlah lekosit juga cenderung mengalami penurunan.

Maka alangkah bijaknya kita ketika tetap berusaha mempertahanankan “gaya hidup”  dalam batas-batas normal, tidak kurang apalagi berlebihan. Cara yang paling mudah dan murah untuk mencapai kondisi semacam itu adalah cukup dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

(dr.Amran)

About these ads

86 Komentar

Filed under Infeksi, Klinis

86 responses to “LEKOSIT

  1. andri purwadiansah

    dok, kenapa leukosit meningkat pada saat berolahraga??

  2. Saya mau bertanya dok
    2012 lalu, saya sempat rontgen di klinik, ternyata dokter ybs mengatakan bahwa saya terkena batu ginjal, akhirnya saya diberi obat batugin oleh ortu saya
    2014 awal saya coba rontgen lg, tp tidak di dapati batu di ginjal saya.
    Namun saya msh merasa pegal di pinggang saya dan sakit di perut bagian bawah, akhirnya saya coba dtg ke rs untuk check up, saya tes urin dok, ternyata didapati hasil
    Leukisit estertase (+1)
    Epitel gepeng *(+1)
    Kristal *(negatif)
    Saya baca keterangannya itu bahwasanya * adalah abnormal
    Itu maksudnya apa yaa dok?
    Mohon bantuannya
    Terimakasih

  3. Apakah tingginya leukosit ada korelasinya dengan gejala usus buntu/apendix Dok? Trmksh byk

  4. Dina Amalia Afsari

    dok, saya ingin bertanya, ketika teman saya melakukan test darah
    hasilnya menunjukan
    jumlah lekosit = 10.8 padahal normalnya adalah 5-10
    jumlah batang = 0%
    limfosit = 17% padahal jumlah normalnya 20-40
    dan monosit 11% yg harusnya jumlah normalnya adalah 2-8%
    sedangkan sel-sel darah yang lainnya masih normal
    apakah maksud dari hasil test tersebut dok? adakah penyakit yg berbahaya dari hasil test tersebut?
    mohon bantuan dan penjelasannya dok

    terimakasih sebelumnya.

  5. dok kenapa ya dokter2 sering kasih resep antibiotik?

  6. mira

    SELAMAT SORE DOK…
    HARI KAMIS, 14 FEB 2014, SAYA MELAKUKAN TES LAB DENGAN HASIL
    HEMOGLOBIN 11.80
    HEMATOKTIR 35.1
    LEKOSIT 19.250
    TROMBOSIT 393000
    TES LAB INI SAYA LAKUKAN KARENA PAGI HARINYA SAYA TIBA2 DEMAM TINGGI, KARENA TAKUT TERKENA THYPUS, MAKANYA SAYA MELAKUKAN CEK LAB
    DARI HASIL LAB ITU, DOKTER YANG MEMBACA HASIL LAB MENGATAKAN SAYA TERKENA INFEKSI, KARENA LEKOSIT SAYA TINGGI DAN SAYA DIBERI ANTIBIOTIK.
    BENAR SEPERTI ITU KAH ? DAN APA TINDAKAN SELANJUTNYA?

    • Amran

      Maaf wifi sistem saya habis dimaintain jadi baru sempat membalas. Untuk kondisi seperti itu, Lanjutkan saran dan pengobatan dari dokter anda.

  7. arofi

    Dok, adik saya sudah 4 bulan panas sekitar 38 c dilab hasilnya lekosit 20.000 dan typhus , itu lekosit tinggi dan panas tdk turun kenapa ya dok

    • Amran

      Untuk kasus seperti ini perlu pemeriksaan penunjang lain, seperti lab laju endap darah! fungsi hati dan juga foto rontgen paru. Hasilnya akan dipadukan untuk suatu arah diagnosa dan penatalaksanaan lanjut.

  8. dika hardika

    Saya mau tanya dok. Pemeriksaan test darah saya menunjukan jumlah hb 14.6 diatas nilai normal yang tertera di kertas hasil pemeriksaan. Jumlah leukosit 4600. Dan jumlah hematokrit 44. Jenis kelamin saya perempuan. Itu menunjukan sakit apa ya dok? Soalnya demam saya sudah 4 hari tidak turun. Turunnya kalau siang saja. Menjelang malam selalu naik lagi demamnya. Saya sudah 3 kali berobat ke dokter yang berbda2. Tapi tetap tidak ada perubahan. Mohon jawabannya dok. Terimakasih

  9. Sugeng Gunadi Haryatmo

    Saya mau nanya dokter, apa maksudnya Leukosit Esterase saya pada cek up pada urin menunjukkan hasil 25 (+1) dan rujukannya harusnya negative pada urin, apa maksudnya ya dok, terima kasih atas jawabannya.

    • Amran

      lekosit esterase adalah suatu zat dalam urine yang dapat menjadi petanda dalam pemeriksaan laboratorium bahwa jumlah lekosit meningkat. Tapi pemeriksaan ini tidak terlalu sensitive sehingga harus memerlukan lekosit yang sangat banyak baru bisa menunjukkan nilai positif. Nilai 25 (+) menunjukkan adanya lekosit di dalam urin dan hal ini bisa/ mungkin suatu keadaan infeksi di saluran kemih. Bagaimana dengan Bakterinya? Kalau positif berarti sudah ada pertumbuhan bakteri, kalau masih negatif berarti reaksi leukositnya masih lebih baik dalam menghadapi infeksi khususnya di saluran kemih dan di kandung kemih.
      Butuh pemeriksaan lebih lanjut dan spesifik guna menentukan jenis infeksi dan mikroorganisme penyebabnya. Keluhan fisiknya apa sampai dilakukan pemeriksaan lab tersebut, jika ada keluhan fisik yang mengganggu bisa hubungi dokter atau dokter spesialis penyakit dalam.

  10. Kasmawaty

    AssalamuA’laikum dokter, maaf saya blh nanya, lekosit sy 2(5-10),Eritrosit (3-5)tp bakteri negatif,menurut dokter bgaimana,apa sy lanjutkan pngobatan dan skt apa sbenernya,krn sy d blng rematik,tp negatif jg hasilx,(maaf)cm sy susah BAB.trima ksh.

    • Amran

      Pemeriksaan penunjang baik lab maupun radiologi selalu didasarkan pada keluhan fisik apa yang dirasakan. Dari situ hasil penunjang tadi bisa membantu menegakkan diagnosa atau membantu mengarahkan pemeriksaan lanjutan. Saya tidak tahu keluhan awalnya apa sehingga dilakukan pemeriksaan lab? Lalu saya juga tidak tahu yang dicek sampel darah atau Urin?

  11. shandy mulia

    Dok, ibu sy sedang jalani chemoterapi. Ca nya sdh lubang & banyak mengeluarkan cairan bening. Kemarin dites darah lekositnya tinggal 1500. Krn itu dokter lgs memberikan 3x suntikan di perut untuk menaikkan kadar lekosit. (1x sehari). Stelah hari ke-4. Hasil tes darah skrg lekosit ibu sy jd 84000. Apa tdk akan jd masalah buat lekosit setinggi itu dok? Trims buat jawabannya..

    • Amran

      Derajat keganasan Ca bukan diukur dari adanya cairan atau luka tapi sejauh mana telah terjadi penyebaran. Prinsip kemoterapi adalah menghancurkan jaringan, dilemanya adalah kemoterapi tidak hanya merusak jaringan yang tumbuh di luar kendali tapi juga merusak sebagian jaringan sehat termasuk jaringan darah. Soal Suntikan di perut saya tidak jelas.
      Sekarang yang perlu dijaga adalah kondisi tubuh agar tetap segar, asupan nutrisi dan cairan terjaga, tidak ada keluhan demam, mual atau muntah. Leukosit naik atau tidak selama si pasien dalam kondisi stabil berarti fisiknya baik.

  12. Izz

    dokter, saya mau nanya. Leukosit saya di urine 30-35 dan bakteri postif. bagaimana maksudnya itu dan bgmana pula cara pengobatannya? trims

    • Amran

      Lekosit di Urin tidak boleh lebih dari angka 5, bakteri harus negatif, berarti jika tidak seperti itu maka bisa dipastikan kenaikan Lekosit Urin ditambah bakteri positif menunjukkan adanya pertumbuhan bakteri di jalur kemih. Pernyataan pertama adalah apa keluhan fisik yang dirasakan?
      Kenaikan nilai tanpa disertai keluhan fisik menunjukkan bahwa daya tahan tubuh kita masih dalam kondisi baik.
      Jika ada keluhan fisik apalagi demam sebaiknya konsultasikan ke dokter, dokter bisa memberikan antibiotik dan harus dihabiskan meskipun gejala klinis sudah hilang.

      • Izz

        dok, alhamdulillah sejauh ini tidak ada keluhan fisik yang saya rasakan. hanya kadang saya sering merasa haus dok. jadi bagaimana pencegahan yang harus saya lakukan agar bakteri tidak berkembang? trims

  13. sinta

    Salam Dokter, anak saya 7m2w, sebelumnya demam selama 5 hari (demam di hari kelima muncul bercak merah dipunggung tapi tidak banyak), setelah di petheki keluar bintik hitam. Cek lab menunjukan negatif DBD, Tipus, dan Malaria, kecuali lekosit yang sampai 18.100. Diberi antibiotk. sehari konsumsi antibiotik, panasnya turun, tapi kemudian keluar keringat dingin setiap keringatan. Kalo malam sampai basah kepalanya karena keringat dingin. Anak saya tetap aktif, mau makan dan menyusu seperti biasa. Pertanyaan saya apakah keringat dingin itu karena obat atau apa dok? perlukah cek lab lagi setelah antibiotik habis untuk mengetahui kadar lekositnya? terimakasih atas jawabannya..

    • Amran

      Lanjutkan pengobatan dari dokter, setelah obatnya habis bisa dievaluasi apakah masih kambuh panas dalam 1-2 hari (gunakan termometer, > 38C).
      Jika secara fisik anak masih aktif, makan dan minum tidak bermasalah dan tidak rewel brarti kondisinya baik, tidak perlu kuatir. Semoga cepat sehat.

      • sinta

        Penyebab adanya infeksi karena bakteri itu disebabkan apa ya Dok? Makanan, kebersihan rumah, asap rokok, cuaca atau apa?

        • Amran

          Mikroorganisme (bakteri, virus dan parasit) bertebaran di alam bebas. Tidak ada garansi suatu tempat yang bebas kecuali telah melewati proses sterilisasi. Penyebaran masuk ke tubuh bisa lewat makanan yang terkontaminasi, wadah yang kotor atau tangan yang tidak dicuci, makanya gerakan cuci tangan diarahkan menjadi sebuah budaya karena tindakan preventif jauh lebih mudah dan murah dibanding kuratif.

  14. sefty

    Assalamu’alaikum.wr.wb
    Saya sefty, umur 17 tahun
    Dok, saya demam disertai pusing lemas mual muntah nyeri perut dan batuk selama 3 hari, kemudian saya ke dokter dan dokter bilang radang. Setelah diberi obat demam saya turun. Tetapi setelah 5 hari kemudian saya periksa lagi ke dokter karena masih lemas perut saya sakit dan batuk sampai terasa nyeri di dada. Dokter menyarankan saya periksa ke lab ( karena 2 tahun lalu saya pernah sakit tipes dbd dan liver sekaligus). Hasil lab menunjukkan
    Hemoglobin 11,9
    Lekosit 11300
    Hematokrit 38
    Trombosit 255000
    Laju endap darah 35/jam I dan 35/jam II
    S.Typhi O pos.1/160
    S.Para Typhi A-O pos.1/160
    Melihat hasilnya dokter menyuruh saya untuk makan bubur, tidak boleh makan asam pedas dan es. Saya juga disuruh bedrest selama 7 hari dan jika batuk saya tidak berhenti selama sebulam maka disarankan untuk rontgen.
    Pertanyaan saya:
    1. Bagaimana pendapat dokter tentang hasil diatas?
    2. Apa yang membuat lekosit saya diatas normal?
    3. Apakah batuk saya benar benar parah? Karena saat batuk dada saya terasa nyeri
    4. Apakah saya harus benar benar bedrest selama 7 hari? Karena keluhan saya hanya batuk lemas dan nyeri perut tetapi nafsu makan saya malah meningkat.

    Mohon pencerahannya dok, terimakasih 

    • Keluhan utama adalah batuk dan nyeri dada, keluhan demam pernah ada tapi sudah tidak dirasakan lagi. Hasil lab ada sedikit kenaikan Lekosit , Laju endapan darah cukup tinggi. Saran saya lanjutkan antibiotik dari dokter selama 2×7 hari dan evaluasi keluhan fisik. Batuk yang bertahan 3 Minggu meskipun telah diobati harus dicurigai tuberkulosis dan penegakan diagnosa yang benar adalah dengan memeriksakan dahak di laboratorium sebanyak 3 kali sample pemeriksaan. Foto rontgen tidak diperlukan apabila sample dahak tadi ada yang positif hasilnya. Foto rontgen merupakan konfirmasi penunjangnya terakhir bukan yang pertama. Semoga mencerahkan.

    • vini

      aku mau tanya dok,,,,aku di diagnosa dokter OAB(over aktiv blader) tp setelah diberi obat(dr dosis rendah sampai tinggi) oab ku ngga sembuh malah dokter mendiagnosa aku cyintitis,tp sebelum diberi obat cyntistat ternyata dr hasil urine dan hematologi,eritrosit banyak leukosit 4,,,setelah 2minggu diberi antibiotik hasilnya tetap tdk ada perubahan malah eritrosit banyak,leukosit 8,,,,,saya sampai stress dengan penyakit ini dok,,,,mohon bantuannya,,,terima kasih

      • Amran

        Oven aktif bladder umumnya ditandai dengan frekuensi berkemih yang meningkat dan sesekali disertai perasaan tidak tuntas diakhir berkemih, awam menyebut dengan anyang-anyangan.
        Bisa dipicu oleh Mood/psikis, infeksi mikroorganisme atau bisa juga radang akibat ada sumbatan baik oleh batu maupun oleh endapan lainnya. Eritrosit dalam Urin menunjukkan ada sel-sel darah merah yang ikut larut secara mikroskopik bersama Urin, tentunya jika ada sel darah merah maka ada perdarahan baik ringan maupun berat. Bisa karena iritasi/lecet di saluran kemih akibat gesekan endapan dan lain sebagainya. Pada kondisi yang sedang hingga berat akan menimbulkan keluhan perut mules melilit dan punggung nyeri saat di tepuk ringan. Dokter bisa menyarankan tindakan penunjang berupa USG abdomen selain pembacaan hasil lab Urin tadi.

  15. Neni Oktavia

    Dokter,
    Kalau anak saya hasil lab.nya hemoglobinnya rendah leukositnya tinggi dan hematrikitnya rendah kiri2 sakit apa ya Dok ? Minta tolong ya…

  16. Hafiz

    Kalau demam sudah tidak lagi. Hanya saja yg saya rasakan kalau sore sampai tertidur mlm hari dari pinggul kiri sampai lutut terasa panas seperti habis terkena cabe, setiap bangun pagi, badan agak hangat, siang normal kembali plus kaki gemetar jika terasa capek… Dokter pertama dokter umum dgn hasil lab positif tiphus dan malaria sampai 3x berobat. Karna merasa perubahan lambat, sy opname di RSU, dgn cek lab mlaria negatif dan masih tipes. 3 mlm di RSU, sy rasa juga tak ada perubahan yg signifikan. Kemudian Bed rest dirumah dan ke dokter umum yg lain lg dengan resep berbeda dan tambahan selingan yg sama cacing, sari kurma… Dan stlah obat habis sy ke spesialis penyakit dalam dan selang 2 hari (td pagi) sy cek lab…. Dan dgn hasil lab td apakah sy masih tiphus plus apakah ada indikasi penyakit yg lainnya? Dan terakhir apakah sakit tiphus bs disembuhkan dengan tuntas? Mohon maaf pertanyaannya terlalu banyak dan panjang. Terimakasih banyak dok

  17. Hafiz

    Kalau demam sudah tidak lagi. Hanya saja yg saya rasakan kalau sore sampai tertidur mlm hari dari pinggul kiri sampai lutut terasa panas seperti habis terkena cabe, setiap bangun pagi, badan agak hangat, siang normal kembali plus kaki gemetar jika terasa capek… Dokter pertama dokter umum dgn hasil lab positif tiphus dan malaria sampai 3x berobat. Karna merasa perubahan lambat, sy opname di RSU, dgn cek lab mlaria negatif dan masih tipes. 3 mlm di RSU, sy rasa juga tak ada perubahan yg signifikan. Kemudian Bed rest dirumah dan ke dokter umum yg lain lg dengan resep berbeda dan tambahan selingan yg sama cacing, sari kurma… Dan stlah obat habis sy ke spesialis penyakit dalam dan selang 2 hari (td pagi) sy cek lab…. Dan dgn hasil lab td apakah sy masih tiphus plus apakah ada indikasi penyakit yg lainnya? Makanan apa yg harus sy konsumsi agar mendukung proses penyembuhan dengan cepat? Dan terakhir apakah sakit tiphus bs disembuhkan dengan tuntas? Mohon maaf pertanyaannya terlalu banyak dan panjang. Terimakasih banyak dok

    • Tifus bisa disembuhkan. Dari keterangan yang Anda tulis sudah jelas bahwa ada proses penyembuhan yang baik dengan melihat suhu tubuh yang tidak lagi demam.
      Adapun keluhan yang dirasakan di tungkai kiri bisa saja menunjukkan adanya gangguan lain yang berhubungan dengan sistem alam gerak bawah. Bisa juga gangguan di struktur tulang belakang tempat keluarnya saraf-saraf tungkai.
      Dokter Anda dapat merujuk untuk foto rontgen atau menyarankan untuk fisioterapi.

  18. Hafiz

    Assalamu’alaikum wr wb…
    Dok, sy terkena tipes sudah 1bulan stngah, hari ini sy cek ke lab
    hb=16,1
    hematokrit=48
    leukosit 10.400
    typhi O =1/60
    paratyphi AO=1/40, BO=1/160, CO=1/80
    typhi H=1/40
    paratyphi AH=1/160, BH=1/80, CH=1/80
    ureum=68, creatinin=1,6 SGOT=38, SGPT=42…
    Sy sudah berobat ke dr Sppd, obat yg diberi: cefixime, enzimten dan2 jenis obat yg tidak sy ketahui… Dan 1lg imunos.. Selain itu sy selingi dengan minum cacing kalung dan sari kurma. smpai saat ini blm sembuh juga. Hal yg saya rasakan, paha terasa pedas, kaki gemetar, tangan kesemutan…. Bagaimana kondisi sy tersebut. Dan hal apa sj yg dpt sy lakukan agar proses sembuh cepat… ??

    • Tifoid atau populernya tifus adalah infeksi usus oleh kuman bakteri Salmonella. Keluhan utamanya adalah demam > 38C. Kadang-kadang mual muntah dan juga lidah berselaput kuning kecoklatan, sebagian pasien mengeluhkan sembelit atau juga diare ringan. Jika tidak diobati dengan benar tifoid dapat berkomplikasi perforasi usus (bocor) dan meningitis (radang selaput otak). Dengan penemuan antibiotik yang bagus sekarang ini maka risiko komplikasi tersebut berkurang drastis. Umumnya tifoid bisa sembuh dengan pengobatan antibiotik yang tepat dalam 7sampai 10 hari.
      Menjadi pertanyaan sekarang siapa yang mendiagnosis Anda terkena tifus (tifoid)? Saat pertama kali sakit bulan lalu apakah memeriksakan diri ke dokter (yang sama)?

      Mungkin perlu dilakukan kontrol setelah mengkonsumsi obat sebab bisa jadi ada arah perjalanan penyakit lain selain tifoid.

  19. arief

    Salam..
    Istri saya diduga parathypoid 14 hari demam tapi hanya rawat rumah..dan sampai hari ini sudah bebas panas hari ke 4 jadi sudah 18 hari bedrest.
    hasil lab menunjukkan lekosit yg terus turun sampai tanggal 12 kemaren (hasil lab ke 3) sampai dengan 1.900 trombosit jg terus turun sampai 149.000.
    hari ke 10 cek lab pertama, hari ke 14 cek lab ke 2, hari ke 18 cek lab ke 3.
    terapi yg sudah di berikan cefixime 2x200mg selama 5 hari setelah cek lab pertama, krn trombosit turu diganti dengan amoxicilin 3x500mg sampai 3 hari..

    • Indikator klinis adalah keluhan fisik, bebas panas 4 hari (< 38 C) dari keluhan pertama kali sudah menunjukkan adanya proses penyembuhan. Lanjutkan istirahat sampai badan terasa benar-benar segar, biasanya tambah lagi 2-3 hari. Tetap awasi suhu tubuh, keluhan mual, muntah, napas sesak, keringat dingin, kaki dan tangan lembab dingin karena itu merupakan tanda-tanda syok, tapi jika tidak ada keluhan tersebut maka kondisinya aman. Konsumsi makanan tinggi kalori tinggi protein dan jaga asupan cairan baik dari air putih, teh, sirup manis maupun kuah/ kaldu. Semoga cepat sehat.

  20. saka darma wijaya

    assalamualaikum saya mau tanya dok ,sya dahulu sempat terken plek paru ,lalu saya mnjlni pngobtn dn di nytakan sembuh .tpi bberpa buln ini sya sring drop bdan panas dn flu .lalu sya periksakan kmbli dngn rontgen dn cek darah ,hail rntgen di nytakan bgus .dn hasil darah sya leukosit 16.500 hb 14 dn trombosit 20500 .bgaimana dok dngn hasil sya itu ,mhon pncerahannya .terimakasih

    • Perlu pemeriksaan lanjutan, info klinis yang diberikan juga sangat minim. Selain flu apa lagi keluhan penyerta, mual, muntah, nyeri ulu hati, gangguan berkemih, dll.
      Panas yang dikeluhkan apakah terus-menerus atau kambuhan? Waktu cek lab tersebut, sudah berapa hari mengalami panas, Panaspun harus tegas dengan pengukuran menggunakan termometer (>38C).
      Konsultasikan kelanjutan tatalaksana dengan dokter anda, dengan melihat angka leukosit tersebut bisa saja dokter meresepkan antibiotika yang sesuai dan jumlahnya tepat. Semoga membantu.

      • saka darma wijaya

        ya saya hnya sering trkena flu batuk dan badan pnas dok memng tak jarang kepala trasa sakit dn pusing tpi itu biasanya trjdi pda tbuh sya kalau sya sdikit telat makan dok psti lgsung trsa pusing dn kpala berat ,panasnya itu terus menerus dok kadang stelah sya mnum obt dri apotik atau dkter bdan sya sehat lg selang beberapa blan sya drop lg terus menerus sprti itu dok sya ingn tau apa ada yg tdk nrml dlm tbuh sya atau memng kndisi fisik sya yg memng lemah tdk sprti orng kbanyakan . wktu sya ceck lab sya sudh 4 hri mnglmi panas .ini hasil lngkapnya dok leukosit 16.500 hb 14 trombosit 205000 hematokrit 46 sal.typhi h 1/320 sal.paratyphi ao negtiv sal.paratyphi bo 1/640 sal.paratyphi co ngtiv. bgaimna dok ?

        • Kalau sekedar batuk, pilek kambuhan cukup diobati dengan obat batuk pilek aja dulu. Orang bisa mengalami batuk pilek kambuhan dikarenakan adanya bakat allergi atau karena kondisi daya tahan tubuh yang berbeda-beda. Setelah 2-3 hari belum sembuh silahkan bertemu dengan dokter anda.

          Untuk kasus sekarang, bisa saja kenaikan leukosit ini karena memang ada proses infeksi bakteri. Trombosit masih dalam batas normal, nilai ini menjadi skreening awal untuk infeksi virus khususnya Dengue (dbd) meskipun penurunan trombosit tidak ekslusif berarti DBD. Widal tes titer O menunjukkan perjalanan akut infeksi Salmonella penyebab tifus, sedangkan titer H menunjukkan riwayat infeksi atau riwayat pengobatan. Meskipun widal tes tidak terlalu memberi gambaran tifus yang pasti tapi sebagian klinis masih menggunakan untuk skreening awal.
          Selain itu perlu juga memeriksa sample urin untuk skreening di saluran kemih.
          Sampai di sini dengan melihat perjalanan klinis dan hasil lab sementara, bisa disimpulkan bahwa anda perlu beristirahat, makan makanan tinggi kalori dan protein, minum obat penurun panas, obat batuk pilek jika perlu dan antibiotika yang sesuai setelah dokter anda memeriksa tanda-tanda fisik.
          Semoga mencerahkan.

          • saka darma wijaya

            saya bnyak2 terimakasih atas pnjelasan dokter yg sangt bermnfaat, iyah dok .tpi kemrin wktu sya drop panas dan pilek ,sya di beri obt oleh dkter sya namun 1 mnggu sya minum hbis obt trsbut kndsi bdan sya gda perubhan masih panas dan dingin kalu mnjelang sore dn malam .lalu sya memutuskn untk mmbeli obt di generik dn di beri fermino serta obt imun ,2 hri sya minum fermin kndsi sya membaik dan panasnya turun dok .bgaimana dok ? sya hnya ingn tau sbtulnya kndsi bdan sya itu sprti apa dn kalopun ada penykit ,sya ingn tau sbnrnya apa sakit sya .krn bdan sya bnar2 ringkih gmpang trkna flu dan panas dingin .terimakasih sbelumnya dok ,maaf bnyk brtnya

            • Obat bisa tidak efektif karena memang kurang dosis, kurang tepat waktu minumnya dan bisa juga tidak tepat peruntukannya. Sebagai contoh lazim kita tahu bahwa antibiotik harus dihabiskan tapi jarang kita mendengar berapa kali dan berapa hari harus dikonsumsi. Selain itu ada istilah “drug of choice” atau obat pilihan utama untuk satu penyakit, sehingga jika harus dilakukan penggantian obat maka tentu dosis dan lama pengobatan bisa berbeda. Mengapa dilakukan penggantian? Sebab kadang-kadang pasien allergi, tidak cocok terhadap efek samping obat tadi, sedang hamil bahkan bisa juga diganti karena pasien sudah kebal obat tersebut akibat pemakaian yang serampangan di masa lalu. Untuk tahu kebal atau sensitif terhadap satu obat butuh pemeriksaan tes sensitifitas yang harganya tidak murah.
              Contoh pada infeksi tifoid pilihannya adalah golongan kloramfenikol 4×1 umumnya 7 hari full, tapi bisa disubtitusi apabila pasiennya allergi atau mual/muntah terhadap obat itu atau karena hamil, bisa dengan menggunakan golongan penissilin 3x500mg atau 3x1000mg oral dengan lama bisa sampai 14 hari full. Tentunya penghitungan ini harus dengan resep dokter karena memperhatikan efek farmakologis obat tersebut.
              Fermino dikenal populer sebagai obat untuk mengobati demam akibat infeksi tifoid/ tifus tapi sampai sekarang saya belum mendapat referensi medis soal itu. Referensi tidak hanya mencakup manfaat obat tapi juga cara kerja dalam tubuh, efek samping, kontraindikasi, dosis dan lama pemberian. Sedangkan obat-obat penambah imun sebenarnya efektif dikonsumsi pada saat tubuh sehat agar kondisi kekebalan tubuh tetap tinggi dan tidak gampang sakit.

              Kembali ke kondisi tubuh yang gampang sakit maka perlu diingat bahwa manusia bukanlah robot. Kondisi sakit itu memenuhi hukum kausatif – sebab akibat. Kekurangan sebagian dari kita adalah “lupa bisa sakit di saat sehat”. Padahal filosofi kesehatan sendiri adalah “sehat” artinya menjaga dan mencegah adalah yang utama. Kuratif atau mengobati adalah nomor kesekian tentunya hanya pada sakit saja. Ditinjau dari sisi ekonomi kuratif jelas lebih mahal, dari sisi waktu jelas menyita waktu, dan tentunya produktifitas juga terganggu.
              Pola hidup perlu dievaluasi. Keseimbangan antara kerja dan istirahat harus diperhatikan. Gaya hidup seperti merokok, makanan dan minuman sehat, olahraga, begadang, kebersihan baik tubuh, perlengkapan pribadi sampai lingkungan tempat kita hidup harus menjadi perhatian. Jangan anggap enteng kebiasaan cuci tangan, bekas makanan atau minuman, bekas jejak serangga -kecoak, lalat dsb. Sehingga pada akhirnya kita tidak harus menunggu sakit dulu baru menyadari betapa penting kesehatan. Salam.

              • saka darma wijaya

                terima kasih sekali dok atas pnjelasan yg benar2 membntu .smoga smakin bnyak orng2 dn dokter2 sperti anda ,salam sejahtera sehat selalu untuk dokter dn untuk qt semua .aamiin

  21. Dok usia sy 23 th baru2 ini sya mengeluh sakit pinggang yg luar biasa disertai demam sampai sya lemas dan pingsan pas sya ke dokter umum dianjurkan untuk cek urin lengkap dan hasilx lekosit sya 5-8 melebihi batas normalx 1-4 . Tensi sy pun rendah 90/60 sy jg pilek sy diberi antibiotik, obat penghilang nyeri, obat demam, vit, serta pilek dokter menyuruh sy memberi jarak 5 mnit tiap minum ke 5 obt trsebut tp yg sy herankn setiap sy hbis minum obat tubuh sy gemetaran lemes mudah berkeringat dan mudah haus? Kenapa ya Dok apa sy tidak cocok dgn obt itu atau memang reaksi awalnya begitu? Trimis sblumx

    • Kenaikan lekosit urin tidak serta merta memvonis adanya infeksi pada aluran kemih. Sakit pinggang merupakan keluhan subjektif yang dirasakan oleh pasien dan sulit didefinisikan sebagai suatu tanda klinis oleh dokter sebelum dokter memeriksa langsung secara fisik. Saya membayangkan anda mengalami nyeri kolik ( nyeri melilit/ terpuntir), jika hal tersebut benar maka kemungkinan bisa diakibatkan oleh batu, radang atau juga infeksi. Perlu pemeriksaan penunjang lain untuk menegakkan diagnosa, mungkin cek darah atau juga USG. Tapi jika ternyata yang dirasakan adalah nyeri seperti pegal maka hal tersebut lebih kepada gangguan muskular (otot) saja. Beberapa obat tertentu memiliki efek samping masing-masing seperti mulut kering, mual, jantung berdebar-debar atau menjadi lemas. Tunjukkan obat yang anda konsumsi tersebut kepada dokter yang meresepkan untuk mendapat penjelasan mengenai gejala ikutan yang muncul. Semoga membantu.

  22. Lucy

    Dok, ṁªϋ tanya…hasil lab bapak saya:
    Leukosit 242.600
    HB 6,2
    Trombosit 88.000

    Artinya apa dok?
    Ada 1 dokter yg menyatakan bapak terkena Kanker Darah.
    Sdgkan 2 dokter lainnya menyatakan bapak Limpanya bengkak. Sebab perutnya keras tp tdk membesar, yg dirasakan perut terasa penuh, walaupun makannya hanya sedikit. Dan feses pada saat BAB itu berwarna hijau.
    Apa yg menyebabkan limpa bengkak? Atau krn Limpa bengkak sehingga leukositnya jd tinggi shg bisa dibilang bpk terkena kanker darah?
    Mohon penjelasannya….Τнäиκ чöü

    • Pembesaran limpa dapat diketahui dengan pemeriksaan palpasi (raba) pada perut kiri atas dan ditemukan area yang padat dan tidak lentur pada dinding perut tersebut, perut normalnya supel/ lentur. Pemeriksaan penunjang untuk pembesaran limpa adalah dengan USG abdomen/ perut.
      Hasil penunjang lab darah dari ayah anda tidak hanya leukositnya yang tidak normal (sangat tinggi) tapi Hb juga kurang (anemis), trombosit juga kurang. Leukosit meningkat 24 kali nilai batas normal tertinggi (10.000), Hb dan trombosit bisa berkurang karena mereka dapat rusak “dimakan” oleh sel darah putih selain itu jatah tempat mereka digusur oleh jumlah leukosit yang sangat dominan.
      Limpa membesar (slenomegali) adalah gejala klinis, hal ini bisa disebabkan oleh bermacam sebab seperti gangguan produksi sel darah merah (anemia), penyakit infeksi parasit (malaria), penyakit sirosis hati, keganasan (kanker) baik di limpa sendiri maupun penyebaran dari organ lain dan tentu saja penyakit leukemia.
      Ketiga dokter ayah anda tidak salah, lanjutkanlah pemeriksaan untuk menunjang diagnosa penyakit ayah anda agar segera tegak dan mendapat pengobatan yang lebih tepat. Semoga mencerahkan.

  23. Sucilia

    Dok, anak saya umur 4 bulan sudah flu 4 hari tapi hari ini demam dan hasil tes darahnya menunjukkan leukositnya 14.400, kata dokter yang menangani anak saya terkena virus karena flu nya tidak kunjung reda. resep yg
    ang diberikan berupa antibiotik yang diminum 3xsehari (1ml) dan penurun demam 6 jam sekali (0,7ml). pertanyaan saya Dok, haruskah saya minumkan ke anak saya?( asi ekslusif) dan adakah solusi lain untuk menurunkan leukositnya tanpa minum obat? terimakasih sebelumnya Dok… -Kamsia-

  24. Uci

    Dok saya mw Tanya basil lab saya leukosit pos 2 ,eritrosit4-5 leukosit 10-12 sdgkn normal Nya 0-5 apa arti Nya dok? karna memang Bdn saya sempat demam & Sakit seal urban kecing jg Anyang”an dok

    • Kondisi tubuh dengan gejala demam dan anyang2an lalu ditunjang hasil lab seperti itu mengarah ke diagnosa gangguan saluran kemih. Bisa radang bahkan bisa juga ISK (infeksi saluran kemih), apalagi jika hasil bakteri urinnya positif. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan obat yang sesuai. Semoga cepat sehat.

  25. susan ds

    Haloo doket,
    saya cek lab. artinya apa ya?
    Protein Urin : positif 1

    Sedimen Urine
    lekosit : 8-10
    yang mau saya tanyakan
    -apa ini sdh bahaya?
    -baiknya utk mengobati,bagaimana?

    trimakasih dok, di tgg jawabannya

    • Yang perlu dipahami adalah pemeriksaan yang utama adalah pemeriksaan fisik, apa keluhan fisik yang dirasakan. Lab, rontgen dll merupakan penunjang terhadap apa yang dirasakan secara fisik. Dalam urin ada protein +1 menunjukkan adanya kadar protein yg normal seharusnya tidak ada (negatif), lekosit > 5 dalam urin menunjukkan angka di atas normal. Biasanya kondisi ini ditemukan pada orang hamil dengan hipertensi dan kaki bengkak (mendukung diagnosa preeklampsia) atau pada orang yang badannya bengkak, hipertensi, sesak mengarahkan diagnosa ke gagal ginjal. Tapi pada orang yang dehidrasi pun tidak menutup kemungkinan disertai hasil lab seperti ini. Kembali ke pemahaman awal di atas, apa keluhan fisik sehingga dilakukan cek lab ini. Semoga mencerahkan.

      • susan ds

        terimakasih atas responnya dok.
        sebenarnya saya lakukan tes premarital. semuanya alhamdulilah normal. terkecuali hb dan hasil tes urin ini. saya belum sempat berkonsultasi dg dokter spesialis.
        well, alhamdulillah dari kecil saya tidak pernah mempunyai keluhan atau sakit. demam pun hingga saya umur 22 tahun, bs dihitung dg jari.
        makanya saya agk shock dg hasil tes urin ini.saya tidak pernah mempunyai keluhan sakit sama sekali di bagian perut, terkecuali jika saya sdg mens atau asam lambung yg sdg naik.
        utk masalah tensi pun,saya terbilang rendah 80/70 saat saya tes urin.
        dg analisa yg sederhana ini, saya jd takut. sebaiknya saya hrs apa ya dok? kemarin saya sudah sempat ke dr. umum, beliau memberikan saya obat Cefixime beliau bilang,terjadi infeksi di saluran kencing. tetapi saya agak kurang yakin karena beliau blg, (amit”) biasanya jika ada infeksi saluran kencing,keluhan akan terasa pd badan kita. seperti demam, anyeng2an, sakit kepala, dll. tetapi saya tdk sama skali meraskan hal itu dok. sebaiknya saya hrs apa ua dok? mohon sarannya..

        Terimakasih dokter..

        • Apa yang dikatakan dokter anda sudah benar, keluhan fisik demam, anyang2an, sakit kepala dll adalah keluhan yang membawa kita melakukan pemeriksaan penunjang. Saat tidak ada keluhan tersebut dan dilakukan cek up mungkin saja hasilnya seperti itu karena dalam keadaan letih, habis berkeringat sehingga agak kurang cairan. Reaksi normal tubuh. Semoga rencana pernikahannya berjalan lancar, selamat.

  26. Bagaimana pula leukosit yg tinggi dalam urine..
    Wbc(8.5)
    Mch..mchc..mcv..rendah macam mna

    • Lekosit dalam urin yang tinggi bisa menunjukkan adanya kuman di saluran kemih, lihat bagaimana dengan hasil pemeriksaan bakteri urinnya? Selain itu bisa menunjukkan keadaan kurang cairan/ dehidrasi. Pada keadaan radang lain seperti batu saluran kemih hal seperti ini bisa juga terjadi. Bagaimana keluhan fisiknya? Apa yang dirasakan sampai dilakukan cek lab?

  27. Dok,maaf saya ingin tanya,leukosit esterase itu apa sm sel epitel ? Karena ibu saya positif itu . Sblm’a trma ksh .

  28. Ariek

    Asalamu’alaikum Dok,anak saya sedang sakit batuk sudah 2x kedokter dan kali ke 3 karena belum sembuh batuknya akhirnya oleh dokter di beri pengantar untuk tes darah lengkap dan rongent, dengan hasil test darahnya:
    Hb = 11,1
    leukosit =12300
    Trombosit = 405000
    Hematokrit = 32
    Difount = 0/0/4/48/42/6
    Laju endap darah = 69,82
    Dan hasil rontgent dengan kesimpulan: Pneumonitis di kedua paru perihilar dan pada paru kanan para cardikal . Radiologis tak tampak tanda2 proses spesifik.
    Dari hasil test tersebut apakh sudah cukup pemeriksaan darahnya dan bagaimanakah pengobatanya? (berat badan turun karena nafsu makannya berkurang sekali)
    Terima ksih Dokter mohon maaf pertanyaanya banyak.

    • waalaikumsalam, keluhan fisik dan penunjang mendukung adanya proses infeksi. Leukosit cukup tinggi sedangkan lanjut endap darah menjadi petanda penyakit/ infeksi yang lama. Tanda radiologis menggambarkan pneumonitis berarti nampak peradangan jaringan paru tanpa proses spesifik. Kembali ke klinis apakah disertai sesak napas? ….penurunan berat badan jelas karena nafsu makan yang kurang, hal ini terjadi karena anak sering batuk.
      Hasil pemeriksaan penunjang baik lab maupun radiologi sudah cukup. Dokter anda mungkin akan memberikan antibiotik dengan jenis dan dosis yang sesuai dan tidak menutup kemungkinan diberikan sediaan antibiotik injeksi tergantung dari keadaan umum pasiennya. Semoga mencerahkan.

  29. Go to for more information about ecigarette free trial kits campaign and ecigarette reviews.
    You can also find cartridges that have natural mixes without nicotine.
    The particular e – GO-T is made up of batteries, a cartomizer and also
    a tank cartridge.

  30. ami

    dok, tedi cy cek up dan hasilnya:
    NAMA HASIL NORMAL
    SGOT 35 <31
    SGPT 40 <31
    URENIUM 16 17-43
    LEKOSIT + RUJUKN (-)
    Gmna menurut anda ….????
    trims

    • SGOT dan SGPT adalah serum yang banyak ditemukan di hati, jantung dan otot. Kenaikan jumlahnya dalam darah menunjukkan kenaikan fungsi organ terutama hati (terbanyak). Pertanyaan saya mengapa dilakukan tes darah? Apa keluhan fisiknya? karena dasar diagnosa adalah fisis bukan penunjang (lab, rontgen dll). hasil lan urenium saya tidak tahu apa mungkin yang dimaksud ureum yaitu jumlah “sampah” hasil metabolisme tubuh yang musti dibuang dari dalam tubuh. Lekosit + atau – hanya ditemukan sebagai parameter cek urine bukan darah, sehingga jika + berarti ada sel darah putih di dalam urine begitupula sebaliknya. Sekali lagi keluhan fisik adalah dasar awal dilakukannya suatu rangkaian pemeriksaan.

  31. ajeng

    salam kenal, saya ada beberapa pertanyaan dan mengharapkan jawabannya:
    1. apakah parasit blastocyst itu?
    2. kenapa led (laju endap darah) lebih tinggi dari normal (26 mm/jam)?
    3. apa artinya lekosit dan bakteri urine (+)?
    4. apa maksudnya ‘lekosit esterase 25 (+)’?
    5. kenapa hasil tes urine lengkap ada ‘darah (blood) 10 (+)’?
    terima kasih banyak =)

    • Amran Arsjad Raga

      Sebelumnya harus dipahami, bahwa semua pemeriksaan penunjang dilakukan untuk mendukung hasil pemeriksaan fisik dan pemeriksaan fisik sendiri dilakukan tentunya karena ada keluhan dari pasien.
      1. Saya kurang paham dengan istilah parasit blastocyst, tapi pernah saya sedikit membaca mungkin tipe parasit yang paling umum ditemukan pada specimen dan transmisinya lewat air dan makanan (apa yang salah??)
      2. LED bisa meningkat pada keadaan tubuh yang tidak fit, pada keadaan penyakit infeksi kronis juga bisa menjadi indicator (seperti penyakit Tbc, Hepatitis, Lupus dll). Perlu pemeriksaan penunjang berikutnya, seperti Uji dahak (jika batuk), tes fungsi hati, dan rontgen paru.
      3. Lekosit urine berarti jumlah sel darah putih di dalam urine yang dilepaskan oleh tubuh sedangkan bakteriuria adalah jumlah bakteri yang ditemukan di dalam urine yang dilepaskan oleh tubuh.
      4. lekosit esterase adalah suatu zat dalam urine yang dapat menjadi petanda dalam pemeriksaan laboratorium bahwa jumlah lekosit meningkat. Tapi pemeriksaan ini tidak terlalu sensitive sehingga harus memerlukan lekosit yang sangat banyak baru bisa menunjukkan nilai positif. Nilai 25 (+) menunjukkan adanya lekosit di dalam urin dan hal ini bisa/ mungkin suatu keadaan infeksi di saluran kemih. Butuh pemeriksaan lebih lanjut dan spesifik guna menentukan jenis infeksi dan mikroorganisme penyebabnya.
      5. kalo ada blood/ hematuria berarti ada darah samar (mikro) di dalam urin. Kemungkinan terjadi peradangan yang bisa juga bersama-sama infeksi sehingga ada darah secara mikro yang ikut terlepas di dalam urin.
      Dari semuanya pemeriksaan di atas adalah pemeriksaan dasar sebagai screening untuk butuh atau tidaknya pemeriksaan lanjutan. Namun kembali ke keluhan fisik, apa yang dirasakan oleh pasien dan bagaimana riwayat sebelumnya. Semoga mencerahkan.

  32. Athar

    tadi saya periksa darah. berdasarkan hasil, katanya ada infeksi leukosit (kadar leukositnya 21.000). padahal saya tidak mengalami demam akhir2 ini. saya mau tanya, apakah ini berbahaya???

    • Amran Arsjad Raga

      @Athar :
      Kenaikan leukosit harus diobservasi kembali setelah beberapa hari, untuk memastikan bahwa hal ini bukan sebuah kesalahan dalam pemeriksaan. Apalagi tidak disertai demam, namun perlu dipahami bahwa pemeriksaan darah lengkap tetap memperhatikan komponen lainnya seperti Hb, Trombosit, Eritrosit dan juga laju endap darah (LED) baru setelah itu kita bisa menentukan arah tatalaksana selanjutnya.
      Cek Lab, Rontgen dan lain-lain adalah pemeriksaan penunjang setelah ada keluhan fisik yang dirasakan. Pertanyaannya kembali dalam rangka apa sdr. Athar mengecek darah apabila gejala fisik sendiri tidak ada yang dikeluhkan?

      • Athar

        terimakasih atas jawabannya mas. kemaren saya ingin memeriksa darah utk mengetahui kadar Hb saya, karena wajah saya terlihat pucat dan dalam dua bulan terakhir saya slalu merasakan nyeri di kepala. saya pikir mungkin ini karena kadar Hb saya kurang, makanya saya periksa darah.

        nah, tadi malam saya gak enak badan, kepala saya sakit terasa berat banget dan lutut saya juga ngilu sekali.

        • Amran Arsjad Raga

          @Athar: semoga hasil pemeriksaan Hb dan komponen lainnya dalam batas normal. Salam

          • aldriani

            Leukosit sy jg 21.000
            Sdh brp dokter sy datangi tp tdk diketahui penyebabnya apa, terakhir disuruh cabut gigi yg brlubang
            Dari dokter sy di berikan antibiotik 500gr, astyn force dan seloxy AA,
            Keluhan sy terjadi byk bintik merah di kaki dan paha yg lama2 menjadi besar2 setelah bbrapa hari menjadi keunguan dan bekas hitam, terjadi bengkak
            Dan sangat sakit waktu kambuh kalau sdh capek berjalan atau duduk trlalu lama (dlm keadaan kaki trlipat) maupun naik motor,
            Sakit yg sangat sakit ketika sdh tidur terasa ringan tp pas berjalan lagi langsung kakinya spt ada aliran darah yg jalan yg menyebabkan kaki saya sungguh sangat sakit
            Sampai skrg msh keluar bercak merah klu capek
            Ini penyakit apa dokter?
            Sy hrs ke dokter penyakit dalam atau kulit?
            Sy harus minum obat apa?
            Tindakan apa yg hrs dilakukan

  33. Chandra

    salam kenal. apakah syarat atau indikasi seseorang yang mengidap leukimia dikatakan telah sembuh? apakah hanya dengan melihat jumlah leukosit d dalam darah saja? atau ada faktor-faktor lainnya?
    trims

    • el_ameq

      Sama seperti penyakit lain pada umumnya maka kesembuhan dapat dinilai secara fisik dan klinis, apakah masih ada keluhan-keluhan fisik yang dirasakan oleh penderita atau tidak ada keluhan lagi. Kemudian secara laboratoris, bisa dilihat hasil lab yang mendukung apakah sudah dalam batasan normal atau tidak. Tetapi yang paling penting adalah hindari diri kita untuk menjadi dokter terhadap diri sendiri, kadang-kadang kita merasa sembuh secara sugestif tetapi tidak beberapa lama kemudian ternyata terjadi serangan akut di luar perkiraan kita dan bisa berakibat fatal. Diskusikan perjalanan penyakit anda dengan dokter tanpa perlu sungkan.

  34. ameq

    Sekedar mengingatkan bahwa anti virus harus digunakan secara bijaksana karena cara kerjanya berbeda dengan antibakteri (antibiotik) dalam membunuh kuman. Selain itu anti virus yang dikenal sekarang harganya masih tergolong mahal dibandingkan dengan obat antibiotika yang sudah kita kenal sebelumnya.
    Resiko yang paling ditakutkan adalah timbulnya kekebalan tubuh terhadap anti virus jika penggunaannya tidak dalam pengawasan dokter, jangan sampai terjadi fenomena seperti halnya antibiotik tetrasiklin yang sekarang ini sudah tidak adekuat lagi afinitasnya akibat pemakaian yang serampangan di masa lalu.

  35. Bagaimana jika leukemia sudah benar2 menyerang kita, apakah berarti lonceng kematian telah berbunyi ?
    http://ocekojiro.wordpress.com/2009/10/26/my-last-chemoteraphy/
    Trims

    • ameq

      @Ocekojiro :
      Leukemia adalah keganasan sel dimana sel yang terlibat adalah sel darah putih. Ada beberapa jenis Leukemia (CML, ALL, MM dll) dan penanganannya memiliki strategi masing-masing.
      Tentang kematian, maka itu adalah akhir karena semua orang juga akan menghadapinya. Tetapi ketika berhadapan dengan prosesnya maka tentu butuh ikthtiar dengan melibatkan ahlinya. Penderita leukemia tidak bisa serta-merta divonis mati.
      Ketika kita bicara tentang penyakit maka tidak lepas pula kita bicara tentang upaya pengobatannya, semua penyakit tentu punya potensi mematikan atau mencacatkan (mortalitas dan mobiditas) olehnya itu Leukemia tetap punya potensi yang sama. Tetapi untuk kasus leukemia tertentu ada penatalaksaan mulai dar kemoterapi, radiasi sampe dengan transplantasi sumsum tulang. Penanganan leukemia juga tidak seperti penyakit infeksi yang setelah mengkonsumsi antibiotik tinggal menunggu reaksi obatnya untuk sembuh. Leukemia perlu kesabaran dan ketelatenan baik dari pasien maupun dokter yang merawat. Konsultasikan kepada dokter (onkologi) yang merawat jenis leukemia apa yang diidap dan bagaimana pola penanganan selanjutnya.

  36. fryan

    hanya membantu…
    bukannya tidak boleh…boleh2 saja jika infeksi virus tersebut jg ditemukan infeksi yg disebabkan oleh bakteri…
    nah jika hanya virus saja sebaiknya jangan diberikan…
    virus belum ada obatnya..tapi bisa kita gunakan anti virus…
    anti virus sudah sering digunakan sekarang ini..
    baiknya dibarengi juga dengan minum yg banyak

  37. ameq

    > Yoan :
    komentar anda memang benar adanya. Termasuk pertanyaan tentang penggunaan antibiotik pada infeksi virus. Pemakaian antibiotik semata-mata hanya untuk infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Umumnya infeksi virus diobati secara simptomatik saja (menurangi gejalanya) ditambah dengan asupan gizi yang memadai. Oleh sebab itu bijaklah dalam menggunakan obat antibiotik.

  38. Yoan Tan

    dalam tulisan ini ditulis bahwa infeksi virus dapat menurunkan nilai lekosit. Tapi saya juga pernah mendengar bahwa antibiotik dapat menekan produksi lekosit sehingga bisa mengalami penurunan. Jadi bagaimana jika terkena infeksi virus, berarti tidak boleh diberikan antibiotik? terus pengobatannya infeksinya menggunakan apa?
    trims

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s